PEMILU


PEMILU

Beberapa minggu menjelang pemilu para caleg menggelar pesta demokrasi untuk menentukan caleg menjadi anggota wakil rakyat .Banyak orang dari berbagai profesi mengajukan diri untuk menjadi wakil rakyat,demikian tidak hanya orang terpandang saja misalnya banyak caleg dari profesi tukang ojek,tukang becak,petani bahkan ada seorang pengembara hewan ternak mengajukan dirinya untuk menjadi wakil rakyat yang mewakili aspirasi dari rakyat untuk memajukan bangsa Indonesia agar menjadi bangsa yang makmur bagi rakyat Indonesia.Dan banyak spanduk,poster yang bergantungan dan bertempelan diberbagai tempat karena itu merupakan salah satu cara caleg untuk menarik perhatian rakyat untuk memilih caleg tersebut agar menjadi wakil rakyat dikursi DPR. Bahkan caleg seakan-akan sedang bermain judi untuk mendapatkan siapa yang memperoleh suara terbanyak dari rakyat Indonesia dan banyak para caleg dari berbagai daerah di Indonesia untuk mencari perhatian dari rakyat dengan membaut spanduk yang unik dari yang lainnya,bahkan ada gambar caleg yang berpose dengan binatang buas,pemain bola,artis dan para tokoh-tokoh dunia seperti ada caleg yang berpose dengan presiden Amerika Barrack Obama dan para tokoh-tokoh dari berbagai dunia. Kemudian menjelang beberapa hari pencontrengan para caleg mengumpulkan para pendukungnya untuk menggelar kampanye,pada saat itu para caleg yang mengumbar janji kepada rakyat Indonesia untuk memakmurkan rakyat,akan tetapi apakh janji tersebut bias terbukti apabila caleg sudah menjadi anggota DPR? Lalu pada saat pencontrengan tanggal 9 april banyak warga Indonesia yang melakukan kewajiban dan haknya untuk memilih seorang pemimpin untuk menyampaikan aspirasi para rakyat Indonesia dan banyak juga warga Indonesia yang tidak memilih (GOLPUT) karena alesan tertentu. Pada saat pemilu tidak terlepas dari prokontra dari warga Indonesia atau dari anggota panwaslu banyak yang berpendapat bahwa caleg banyak melanggar peraturan pemilu seperti mengumpulkan massa dengan memberikan uang setiap massanya dan ada beberapa caleg yang melanggar seperti mencuri kartu suara untuk pendukungnya agar memilih caleg tersebut dan bnyak warga yang tidak terdaftar pada DPT dan banyak janggalan pada Dpt misalnya warga yang sudah meninggal tetapi masih terdaftar pada DPT sedangkan warga yang belum meninggal tidak terdaftar DPT pemilu dan ada pula caleg yang tidak terdaftar pada DPT pemilu karena hal yang sepele seperti bias menjadi masalah yang besar pada saat pencontrengan. Pada saat pecontrengan, lalu sesudah pecontrengan pun kemudian pemungutan suara hasil pencontrengan pada saat penghitungan suara para caleg dari berbagai parpol pun berdebar-debar menunggu hasil suara yang paling banyak dari sebuah parpol karena hasil dari suara rakyat merupakan hal yang berharga dan setiap caleg yang ingin mendapatkan simpati dari rakyat Indonesia. Pada saat sehari sesudah selesai pencontrengan para caleg ada yang stress atau gila karena dirinya kalah dalam pemilu,para caleg gila ada faktor tertentu yaitu kalah dalam pemilu,sudah banyak mengeluarkan uang,banyak hutang pada saat mencalonkan dirinya untuk menjadi anggota DPR dan untuk membuat spanduk,poster,untuk mencari pendukung untuk dirinya dan banyak caleg yang gila karena para caleg tersebut imannya tidak kuat pada saat caleg kalah dalam pemilu. Banyak berita yang menceritakan para caleg yang ingin mencoba bunuh diri dengan cara melompat dari gedung,dan ada juga yang memanjat sutet untuk mencoba bunuh diri,lalu pada saat itu ada berita disuatu daerah bahwa yang menyatakan caleg yang mati karena penyakit jantung ketika selesai penghitungan suara dalam pemilu. Dan sesehari sebelum pencontrengan banyak caleg yang memesan rumah sakit jiwa untuk menyiapkan kamar untuk dirinya apabila dalam pemilihan nanti dirinya kalah saing dengan para caleg lainnya. Mudah-mudah pemilu ini menjadi akhir dari pemilu yang sangat menyedihkan karena pemilu tahun ini merupakan pemilu yang sangat berbeda dari pemilu tahun-tahun sebelumnya dan semoga tahun yang akan datang tidak terjadi hal-hal yang seperti pada tahun ini,pada tahun yang akan datang bisa lebih tertib dan aman pada saat pemilu nanti.

Yudhoyono: Terima Kasih Rakyat Indonesia

Susilo Bambang Yudhoyono Yudhoyono meminta pengurus Demokrat jangan menyia-nyiakan amanat rakyat ini. Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, bersyukur atas kemenangan partainya dalam Pemilu 2009. Tak lupa, Yudhoyono juga mengucapkan terima kasih pada rakyat yang telah mendukung kemenangan partainya. “Kita patut bersyukur kepada Allah karena pada malam hari ini kita melakukan tasyakuran dan melanjutkan perjuangan kompetisi Pemilu,” kata Yudhoyono dalam sambutan syukuran kemenangan Demokrat di rumahnya, Cikeas, Bogor, Minggu 10 Mei 2009. Yudhoyono mendengar kemenangan Demokrat saat berada di Yogyakarta untuk mengikuti peringatan Waisak. Ketua Umum Demokrat, Hadi Utomo, menginformasikan pada SBY bahwa Demokrat menjadi jawara dengan perolehan 20,8 persen suara. “Saya juga ikut mengucapkan terimakasih pada rakyat Indonesia yang memberikan kepercayaan kepada Demokrat,” kata SBY. SBY berpesan pada pengurus Demokrat untuk tidak menyia-nyiakan amanat rakyat itu. “Pemilu 2014 hanya Allah yang tahu siapa yang mendapatkan dukungan paling besar. Oleh karena itu amanah PD jangan disia-siakan, mari kita wujudkan bakti kita untuk bangsa,” kata SBY. “Tentunya saya ucapkan terimakasih pada Partai Demokrat dan jajarannya,organisasi pendukung, dan lain-lain yang bekerja sangat keras sehingga bulatlah sudah untuk memenangkan Pemilu legislatif yang baru kita lakukan,” katanya.

Inilah Partai Terdepak dari Senayan

Komisi Pemilihan Umum Total partai yang gagal melenggang ke Senayan berjumlah 29 partai. Komisi Pemilihan Umum hanya meloloskan sembilan partai politik ke Senayan. Hanya ada tujuh partai lama yang bertahan untuk menduduki kursi dewan periode 2009-2014. Berdasar pengumuman KPU pada Minggu 10 Mei 2009 dini hari, tujuh partai lama yang lolos itu adalah Partai Amanat Nasional, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan. Sementara ada dua partai baru di Senayan, yakni Partai Gerakan Indonesia Raya dan Partai Hati Nurani Rakyat. Sedangkan sepuluh partai terdepak dari Senayan. Mereka tidak lolos syarat ambang batas parlemen 2,5 persen (parliamentary threshold) seperti diatur Undang-undang Pemilu. Sembilan partai yang lolos adalah: 1. Partai Hanura 15 kursi (2,68 persen) 2. Partai Gerindra 30 kursi (5,36 persen) 3. PAN 42 kursi (7,50 persen) 4. PKB 26 kursi (4,64 persen) 5. PKS 59 kursi (10,54 persen) 6. Partai Golkar 108 kursi (19,29 persen) 7. PDI Perjuangan 93 kursi (16,61 persen) 8. Partai Demokrat 148 kursi (26,43 persen) 9. PPP 39 kursi (6,96 persen) Sementara yang gagal kembali ke Senayan adalah: 1. Partai Bulan Bintang 11 kursi di 2004 2. Partai Bintang Reformasi 13 kursi di 2004 3. Partai Damai Sejahtera 12 kursi di 2004 4. Partai Karya Peduli Bangsa 2 kursi di 2004 5. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia 1 kursi di 2004 6. Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan 5 kursi di 2004 7. Partai Nasional Banteng Kemerdekaan 1 kursi di 2004 8. Partai Nasional Indonesia Marhaenisme 1 kursi di 2004 9. Partai Pelopor 2 kursi di 2004 10. Partai Penegak Demokrasi Indonesia 1 kursi di 2004.

Published in: on August 15, 2009 at 2:45 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: https://dickymuhammad09.wordpress.com/2009/08/15/pemilu/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: