Sungai – Sungai Di Indonesia


Sungai – Sungai Di Indonesia
• Sungai Cianten
Terletak di Kabupaten Bogor. Hulu sungai berada dari hutan-hutan di kawasan Taman Nasional Halimun. Sungai Cianten merupakan anak sungai Cisadane. Aliran air sungai cukup stabil, karena di atas lokasi start Batu Beulah merupakan Dam yang berfungsi untuk PLTA.
Kelas kesulitan dapat meningkat saat tinggi muka air naik. Panjang sungai yang dapat diarungi saat tinggi muka air bagus sekitar 13 km sampai di titik pertemuan dengan sungai Cisadane. Pada umumnya start dimulai dari Batu Beulah dan berakhir di Jembatan Leuwiliang.
• Sungai Cisadane
Bagi pemula, sungai Cisadane merupakan pilihan yang tepat untuk berarung jeram. Letaknya tak jauh dari kota Bogor. Aliran air berasal dari dari kawasan hutan-hutan di Gunung Salak. Panjang sungai yang biasa diarungi adalah sepanjang 9 km dengan waktu tempuh sekitar 2 jam.
Titik awal dimulai dari jembatan Ciampea dan berakhir di kampung Pasir, sekitar satu jam pengarungan dari titik pertemuan sungai Cianten – Cisadane.
• Sungai Progo
Hulu sungai Progo berada di lembah diantara dua gunung, Sindoro dan Sumbing. Mengalir ke arah selatan, membelah dua propinsi, Jawa Tengah dan Yogyakarta. Arusnya cukup deras dan sangat fluktuatif terutama pada musim hujan. Entry point dapat dilakukan dari beberapa tempat.
Titik pertama adalah dari Taman Kyai Langgeng di Kota Magelang, titik kedua Jembatan Tempuran Kabupaten Magelang, titik ke tiga jembatan Borobudur, Mendut, titik ke empat jembatan Klangon. Titik akhir biasanya sampai di Dam Ancol, Kabupaten Sleman. Jarak total etape Kyai Langgeng, Magelang ke Dam Ancol, Yogyakarta sekitar 40 km.
Etape paling menantang adalah antara jembatan Klangon dan Dam Ancol dengan waktu tempuh sekitar 3 jam. Setiap pengarung jeram harus waspada dengan hujan yang cukup deras, karena ketinggian air dapat secara tiba-tiba naik dan mengakibatkan banjir bandang.
• Sungai Elo
Sungai Elo terletak di Kabupaten Magelang dekat dengan Candi Mendut dan Candi Borobudur kira-kira 35 menit dari Jogjakarta. merupakan Anak sungai Progo yang berhulu di lereng barat gunung Merbabu. Airnya lebih jernih dibanding sungai Progo
Pemandangan di sisi kanan kiri sungai masih asri dan menarik. Pengarungan dimulai dari Jembatan Blondo, Magelang, dan berakhir di Mendut, atau di sekitar titik pertemuan antara Progo dan Elo. Lama pengarungan sekitar 2,5 jam dan jarak tempuh 8 km.
• Sungai Serayu
Sungai Serayu terletak di Kabupaten Wonosobo – Banjarnegara, Jawa Tengah kira-kira 2,5 jam perjalanan dari Jogjakarta dengan melewati lereng Gunung Sindoro-Sumbing yang menyajikan kesejukan dan panorama alam pengunungan.
Panjang sungai yang biasa diarungi lebih dari 25 km dengan lama pengarungan 4 – 5 jam. Start awal dapat dimulai dari beberapa titik antara lain adalah dari jembatan di desa Blimbing, dan desa Tunggoro (Kab. Wonosobo), serta desa Prigi (Kab.)Banjarnegara, sedang finish berada di desa Singomerto (Kab. Banjarnegara).
• Sungai Pekalen
Terletak di Kab. Probolinggo – Jawa Timur, Sungai Pekalen atau biasa disebut Kali Pekalen Sampean bersumber dari gunung Gunung Argopuro (3.088 m). Sungai ini disebut-sebut sebagai sungai terbaik untuk kegiatan arung jeram di Jawa Timur. Kali Pekalen bersumber di tiga tempat, Sumberduren dan Ranusegaran, dan sumber di tapal batas Guyangan-Watupanjang.
“Batang air” dari Sumberduren dari Gunung Malang (1.221 m) dan Ranusegaran itu kemudian bertemu di Desa Jangkang, Kec. Tiris. Air dari kedua sumber inilah yang kemudian membentuk kali Pekalen Tiris-Condong yang menjadi “jalan tol” arung jeram. Sedang sumber ketiga, di tapal batas Guyangan-Watupanjang, Kec. Krucil baru bertemu dengan hilir kali Pekalen di Desa Brani Wetan, Kec. Maro
Dari sini kemudian kali Pekalen mengalir ke utara dan bermuara di Desa Penambangan, Kec. Kraksaan. ‘Barang Baru’ Dari sekitar 50 km panjang batang air di Kali Pekalen, sekitar 25 km (Tiris-Condong), berdasarkan survei, bisa dimanfaatkan untuk arung jeram. Jarak tempuh masih bisa diperpanjang lagi menjadi 40 km, sehingga bisa mendarat persis di dekat kantor Pembantu Bupati di Gading.
• Sungai Brantas
Sungai Brantas cukup menarik untuk penggemar arung jeram. Jeram yang terkenal disungai ini adalah jeram Suud. Titik awal pengarungan biasanya dimulai dari Gang Sembilan Gadang sampai ke daerah Dam Blobo atau daerah Karang Duren, Malang. Pengarungan memakan waktu sekitar 3 jam.
• Sungai Maiting
Terletak didaerah Makale, Sulawesi selatan. Titik entry point berada di desa Dende Ma´dong. Jeram pertama yang akan kita temui adalah jeram Sella. Tingginya sekitar dua meter dan jatuh dengan kemiringan 90 derajat. Dengan alur sempit dan terapit batu besar di kiri dan tebing terjal di kanan perahu.
Sepanjang perjalanan juga terlihat banyak binatang jenis biawak yang mirip Iguana merayap di batuan pinggir sungai. Binatang melata ini sanggup melompat ke dalam air dan menyelam berlama-lama di dalamnya. Uniknya ia mampu berlari di atas permukaan air sampai sejauh 20 meter ke depannya. Selain iguana juga banyak satwa yang lain, aneka jenis burung, kupu-kupu dan ular.
Sungai ini memiliki dasar yang berpasir putih serta tebing-tebing menjulang di kiri-kanan. Di beberapa bagian tebing banyak air terjun berhamburan bak pancuran raksasa.
• Sungai Sadang
Sungai terbesar di Sulawesi Selatan, melintasi Tana Toraja dengan panjang mencapai 182 km ke arah barat. Sungai Sadang memiliki lebar rata-rata 80 meter dan mempunyai anak sungai sampai 294 jumlahnya. Pengarungan di sungai ini dilakukan dari daerah Buakayu dengan lama pengarungan 2 hari.
Untuk menuju ke sana dapat dilakukan dengan mengendarai jip dari Rantepao selama 3,5 jam. Jeram ´Puru´ sejauh dua kilometer berupa jeram class III akan menghadang di permulaan pengarungan. Bagian atas jeram ´Puru´ lebih dahsyat lagi. jeram-jeram tersebut pernah ´memakan´ korban mahasiswa-mahasiswa kota Malang yang pernah melakukan perjalanan ekspedisi di sana.
Selanjutnya ada jeram bernama Pembuangan Seba class IV dengan penampang pinggir sungai yang terkadang lebar dan tiba-tiba menyempit dengan cepat. Jeram dengan tingkat kesulitan V adalah jeram Fitri, berupa patahan dan arus sungai yang menabrak batu besar membuat selalu ada kemungkinan perahu menempel di batu dan terjebak di antaranya.
Setelah beristirahat semalam di rumah panggung yang biasa disebut ‘lantang’ di pinggir sungai yang berpasir putih, pengarungan dilanjutkan melewati jeram-jeram class III – IV. Exit point sungai Sadang adalah jembatan ‘Papi’.
• Sungai Bongka
Sungai terbesar di Sulawesi Utara dengan panjang mencapai 126 km, dan mempunyai anak sungai sejumlah 199 buah. Belum ada data lengkap tentang kegiatan arung jeram di sungai ini.
• Sungai Lariang
Sungai paling besar di Sulawesi dengan panjang mencapai 255 km dan memiliki anak sungai sampai 637 buah jumlahnya.Luasnya mencapai 7.152 km persegi. Hingga saat ini masih dapat dihitung dengan jari, rombongan tim arung jeram yang pernah mencicipi nikmatnya jeram di sana.
Bali
• Tukad Ayung
• Sungai Bubuh
• Jeh Ajung
• Jeh He
• Jeh Jinah
• Jeh Poh
• Jeh Sungi
• Tukad Buleleng
• Tukad Banjumala
• Tukad Pakerisan
• Sungai Balangan
• Sungai Batulaya
• Sungai Pancuran
• Sungai Pangi
• Sungai Patanu
• Sungai Sangiang
• Sungai Sangsang
• Sungai Sumbul
• Sungai Unda
Bengkulu
• Sungai Alas
• Sungai Bantai
• Air Bengkulen
• Sungai Bengkulu
• Air Blimbing
• Air Dendan
• Air Lais
• Air Lemau
• Air Lintang-kiri
• Sungai lpuh
• Air Keru
• Air Palik
• Air Pikat
• Sungai Ketahun
• Sungai Nasal
• Air Nelas
• Sungai Seblat
• Sungai Seluma
• Sungai Tanjungaur
• Sungai Luas
• Sungai Padanggila
• Air Bengkulen Map
Daerah Istimewa Yogyakarta
• Kali Bening
• Kali Code
• Kali Gebang
• Kali Kampar
• Kali Kongkhangan
• Kali Mlese
• Kali Nglusah
• Kali Progo
• Kali Tangkisan
• Kali Sangiran
• Kali Sosonopan
• Kali Waro
• Selokan Mataram
• Sungai Opak
• Sungai Oyo
• Sungai Tepus
DKI Jakarta
• Sungai Aluran
• Kali Cantiga
• Kali Gebjuran
• Kali Grogol
• Kali Krukut
• Kali Malang
• Sungai Moa
• Kali Mokervart
• Kali Ciliwung
• Kali Pesanggrahan
• Sungai Tengah
• Kali Semanan
• Sungai Udang
Jambi
• Batang Asam
• Batang Hari
• Sungai Bulian
• Sungai Danaubangko
• Sungai Kahidupankaor
• Sungai Kumpe
• Sungai Pengabuan
• Batang Tembesi
• Sungai Serengam
• Sungai Singkati-gedang
• Sungai Singoan
Jawa Barat
• Ci Binong
• Ci Hideung
• Ci Katomas
• Ci Kapundung
• Ci Kubang
• Ci Langkub
• Ci Losari
• Ci Mandiri
• Ci Mantiung
• Ci Manuk
• Ci Pada
• Ci Paku
• Ci Picung
• Ci Rawa
• Ci Sadane
• Ci Sanggarung
• Ci Sarua
• Ci Tandui
• Ci Tarum
• Ci Ujung
Jawa Tengah
• Kali Ampobendo
• Kali Bendungan
• Bengawan Solo
• Kali Bodri
• Kali Bogowonto
• Kali Dogleg
• Kali Kedu Dua
• Kali Dukuh
• Kali Comal
• Kali Geritri
• Kali Gondok
• Sungai Juwana
• Kali KapulogoK
• Kali Klampis
• Kali Lusi
• Kali Maron
• Kali Pemali/ Kali Brebes
• Sungai Progo
• Sungai Serang
• Sungai Serayu
• Kali Urang
Jawa Timur
• Sungai Ajung
• Kali Bandojudo
• Sungai Bajulmati
• Sungai Bedadung
• Kali Besukkoboan
• Kali Besuksemut
• Kali Besuktunggeng
• Sungai Brangkal
• Sungai Brantas
• Kali Grobogan
• Kali jatiroto
• Sungai Lamongan
• Sungai Madiun
• Kali Mujur
• Kali Rejali
• Sungai Rejoso
• Sungai Sampean
• Sungai Sumbermarijing
• Kali Suko
• Kali Winong
• Sungai Glagah
Kalimantan Barat
• Sungai Airhitam
• Sungai Beliang
• Sungai Embuan
• Sungai Ensabal
• Sungai Jelai
• Sungai Kapuas
• Sungai Landak
• Sungai Melawi
• Sungai Meliau
• Sungai Mengkiang
• Sungai Mempawah
• Sungai Muna
• Sungai Kedukul
• Sungai Paloh
• Sungai Pawan
• Sungai Sambas
• Sungai Saju
• Sungai Sekajam
• Sungai Sengarit
Kalimantan Selatan
• Sungai Aingbantai
• Sungai Alalak
• Sungai Ayu
• Sungai Baharangan
• Sungai Balangan
• Sungai Barabai
• Sungai Barito
• Sungai Cegal
• Sungai Gelombang
• Sungai Haruan
• Sungai jaing
• Sungai jangkung
• Sungai Kurambu
• Sungai Martapura
• Sungai Negara
• Sungai Pitap
• Sungai Riam
• Sungai Tabalong
• Sungai Tabuan
• Sungai Tapin
Kalimantan Tengah
• Sungai Kahayan
• Sungai Kalanaman
• Sungai Katingan
• Sungai Lamandau
• Sungai Mendawai
• Sungai Pembuang
• Sungai Sampit
• Sungai Seruyan
Kalimantan Timur
• Sungai Angisa
• Sungai Bahan
• Sungai Bani
• Sungai Berau
• Sungai Kayan
• Sungai Mahakam
• Sungai Senyiur
• Sungai Sesayap
• Sungai Telen
• Sungai Wahan
Lampung
• Sungai Basai
• Sungai Jepara
• Sungai Kambas
• Sungai Pameriliun
• Sungai Sekampung
• Sungai Semah
• Sungai Seputih
• Sungai Simpang Balek
• Sungai Sukadana
• Sungai Tuiangbawang
Maluku
• Sungai Apu
• Sungai Castelo
• Sungai Marikrubu
• Sungai Masiulang
• Sungai Ruate
• Sungai Sapatewa
• Sungai Sapulawa
• Sungai Sarafo
• Sungai Togorala
• Sungai Yalua
Nanggroe Aceh Darussalam
• Sungai Geumpang
• Sungai Kruet
• Sungai Meureudu
• Sungai Peureula
• Sungai Peusangan
• Sungai Ranggos
• Sungai Simpang Kanan
• Sungai Simpang Kiri
• Sungai Teunom
• Sungai Waila
Nusa Tenggara Barat
• Sungai Ampang
• Sungai Gurakara
• Sungai Jangklok
• Sungai Kampu
• Sungai Nal
• Sungai Pliwis
• Sungai Putih
• Sungai Sidutan
• Sungai Sumpel
• Sungai Tepa
• Sungai Emboko
• Sungai Fai
• Sungai Jamal
• Sungai Kanjiji
• Sungai Lingeh
• Sungai Polapare
• Sungai Rissa
• Sungai Wajalu
• Sungai Wera
Papua
• Sungai Baliem
• Sungai Bian
• Sungai Digul
• Sungai Kamundan
• Sungai Lorentz
• Sungai Mayu
• Sungai Memberamo
• Sungai Merauke
• Sungai Noordwese
• Sungai Sircanden
• Sungai Warenoi
Riau
• Sungai Bangko
• Sungai Gaung
• Sungai Kampar Kanan
• Sungai Kampar Kiri
• Sungai Ketanan
• Sungai Kuantan/Indragiri
• Sungai Reteh
• Sungai Rokan Kanan
• Sungai Rokan Kiri
• Sungai Siak
SuIawesi Tengah
• Sungai Ulkuli
Sulawesi Selatan
• Sungai Girirang
• Sungai Jeneberang
• Sungai Karana
• Sungai Malasa
• Sungai Mandar
• Sungai Maraleng
• Sungai Sadong
• Sungai Singga
• Sungai Tangkok
• Sungai Walanae
Sulawesi Tengah
• Sungai Batui
• Sungai Bongkal
• Sungai Buol
• Sungai Maraju
• Sungai Mesup
• Sungai Palu
• Sungai Poso
• Sungai Takuwono
• Sungai Toili
Sulawesi Tenggara
• Sungai Konoweha
• Sungai Labandia
• Sungai Lalindu
• Sungai Lasolo
• Sungai Matarombeo
• Sungai Peleang
• Sungai Sampolawa
• Sungai Watumakale
Sulawesi Utara
• Sungai Ayong
• Sungai Binebase
• Sungai Bone
• Sungai Laini
• Sungai Naha
• Sungai Polgar
• Sungai Ranayapu
• Sungai Tabalong
• Sungai Tutul
Sumatera Barat
• Sungai Anai
• Sungai Antokan
• Sungai Batang Agam
• Sungai Jujuhan
• Sungai Ombilin
• Sungai Pasaman
• Sungai Sangir
• Sungai Sihilang
• Sungai Sindung
• Sungai Sirantih
• Sungai Tarusan
Sumatera Selatan
• Sungai Bulurangtiding
• Sungai Komering
• Sungai Keruh
• Sungai Lakitan
• Sungai Lematang
• Sungai Mesuji
• Sungai Musi
• Sungai Ogan
• Sungai Rambang
• Sungai Rawas
Sumatera Utara
• Sungai Angkola
• Sungai Asahan
• Sungai Batanggadis
• Sungai Belawan
• Sungai Batang Toru
• Sungai Besitang
• Sungai Nalipang
• Sungai Sarkam
• Sungai Sibundung
• Sungai Singkuang
• Sungai Wampu

About these ads
Published in: on August 15, 2009 at 2:28 pm  Leave a Comment  

The URI to TrackBack this entry is: http://dickymuhammad09.wordpress.com/2009/08/15/sungai-sungai-di-indonesia/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: